DPRD DKI: Pembagian Bansos Belum Merata, Banyak Warga Butuh Tak Dapat

DPRD DKI Jakarta memberikan evaluasi soal pembagian bantuan sosial (bansos) dari Pemprov DKI untuk warga yang terdampak kebijakan terkait virus Corona. DPRD DKI menilai pembagian bansos belum merata.

“Pembagian tidak semua, hanya 1,1 juta sekian warga. Ini bisa dipahami melihat kondisi keuangan tapi pastikan tepat sasaran,” kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani kepada wartawan, Senin (14/3/2020).

“Bantuan Pemprov dari APBD. Beda dengan pusat yang belum tapi akan segera dibagikan berasal dari APBN,” sebut Zita.

Zita menilai banyak warga yang justru butuh justru tak mendapatkan bansos. Dia menilai pembagian bansos harus sesuai dengan data di lapangan.

“Tahap awal pembagian belum merata banyak warga membutuhkan yang justru tidak dapat, jadi ke depannya harus dicek real data di lapangan siapa yang memang benar membutuhkan. Adakan mekanisme daftar langsung lewat RW bagi yang membutuhkan,” ujarnya.

Zita meminta isi bansos yang dibagikan ke warga dinyatakan sehat. Serta pembagian bansos yang menerapkan physical distancing.

“Isi paket harus yang sehat. Distribusi harus sesuai protokol Kemenkes social+physical distancing,” imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi bantuan sosial yang berdatangan untuk warga yang terkena dampak pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) terkait pencegahan pandemi Corona. Meski begitu, dia mengimbau agar semua dikoordinasikan dengan Pemprov.

“Kita hargai niat baik membantu saudara kita mengalami kesulitan, impitan ekonomi di masa sekarang. Kami apresiasi, pembatasan sosial justru memunculkan solidaritas sosial karena membantu sesama. Kita apresiasi niat baiknya membantu,” kata Anies melalui tayangan yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI, Senin (14/3).