Sealim Apapun Seorang Kyai, Pasti Akan Hormat Kepada Keturunan Rasulullah

PASAL KE DUA

Wajibnya cinta dan saying keturunan Nabi Muhammad SAW dan janji Nabi Muhammad SAW kepada umatnya yang mencintai dan menyayangi keturunan Nabi Muhammad SAW akan mendapat syafa’atnya. Haramnya membenci dan menyakiti keturunan Nabi Muhammad SAW, lebih-lebih bila mengetahui silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW, maka ia disebut orang jahat dan terjahat (munafik).

PASAL KE TIGA

Dalil dari Al Qur’an tentang kelebihan dan ketinggian martabat keturunan Nabi Muhammad SAW dan hokum wajib cinta kepada keturunannya.Sealim Apapun Kyai, Pasti Akan Hormat Kepada Keturunan Rasulullah

AL QUR’AN menjelaskan :

ﻗﻞﻻﺍﺴﺎﻟﻜﻡﻋﻟﻴﻪﺍﺠﺮﺍﺍﻻﺍﻟﻤﻭﺪﺓﻓﻲﺍﻟﻗﻭﻠﻲ

“Katakanlah Yaa Muhammad SAW Aku tidak akan mencintai orang-orang yang mencintai keturunanmu dengan maksud tertentu kecuali orang-orang yang mencintai keturunanmu dengan tulus ikhlas.”

IMAM SYAFI’I menjelaskan :

ﻴﺎﺍﻫﻞﺑﻴﺖﺭﺴﻭﻞﺍﷲﺤﺑﻜﻢﻓﺭﺾﻤﻦﺍﷲﻓﻲﺍﻟﻗﺭﺍﻦﺍﻨﺰﻟﻪ

“Mencintai keturunan Nabi Muhammad SAW wajib hukumnya dan telah diwajibkan oleh Allah SWT dalam Al Qur’an.”
Sealim Apapun Kyai, Pasti Akan Hormat Kepada Keturunan Rasulullah
PASAL KE EMPAT

Disini yang disebut HABAIB adalah ASSAYYID dan ASSYARIFA dari keturunan SAYYIDINA AL HASAN dan AL HUSAIN R.A, anak dari SAYYIDINA ALI kwj dan SAYYIDATINA FATIMAH putrid dari Nabi Muhammad SAW.

Diriwayatkan dalam pernikahan SAYYIDATINA FATIMAH dan SAYYIDINA ALI kwj, Nabi Muhammad SAW mendo’akan keduanya :

ﻋﻦﺍﻨﺴﻲﺍﺑﻦﻤﺎﻟﻚﺭﺿﻲﺍﷲﻋﻨﻪ

ﺍﻦﺭﺴﻮﻞﺍﷲﺼﻟﻲﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻮﺴﻟﻢ ﻟﻤﺎﺯﻮﺝﻋﻟﻴﺎﺑﻓﺎﻄﻤﻪﺭﺿﻲﺍﷲﻋﻨﻬﻤﺎﺪﺤﺎﻟﻬﻤﺎﻓﻗﺎﻞﺠﻤﻊﺍﷲﺸﻤﻟﻜﻤﺎﻭﺃﻋﺯﺠﻧﺪﻜﻤﺎﻭﺑﺎﺭﻚﻋﻟﻴﻜﻤﺎﻭﺍﺨﺭﺝﻤﻧﻜﻤﺎﻜﺛﻴﺭﺍﻄﻴﺑﺎ

Diriwayatkan dari Annas Bin Malik R.A,

“Nabi Muhammad SAW bersabda pada perniklahan putrinya SAYYIDATINA FATIMAH dan SAYYIDINA ALI kwj, Nabi Muhammad SAW mendo’akan keduanya agar mendapat ampunan Allah SWT, dan mendapat kemuliaan, mendapat keturunan yang baik, mendapat kemudahan dari Allah SWT.”

Maka berkata Annas Bin Malik R.A,

“Sesungguhnya telah di wahyukan oleh Allah SWT keduanya mendapat keturunan yang banyak dan sholeh, disebabkan do’a Nabi Muhammad SAW.

PASAL KE LIMA

Dalam hadits disebutkan :

ﺍﻦﺍﷲﺠﻌﻞﺬﺭﻴﻪﻛﻞﻨﺑﻲﻓﻲﺻﻟﺑﻪ ﻮﺃﻦﺍﷲﺠﻌﻞﺫﺮﻴﺘﻲﻓﻲﺼﻟﺑﻲﻋﻟﻲﺍﺑﻦﺍﺑﻲﻄﺎﻟﺐﺮﺿﻲﺍﷲﻋﻨﻪ

“Bahwasannya Allah SWT menjadikan keturunan Nabi Muhammad SAW dari Sulbinya dan dari Sulbi Sayyidina Ali Bin Abu Thalib.”

Sabda Nabi Muhammad SAW :

ﻜﻞﺑﻨﻲﺍﻨﺜﻲﻴﻨﺘﻤﻭﻥﺍﻟﻲﻋﺼﺑﺘﻬﻡﺍﻻﻭﻟﺪﻓﺎﻄﻤﻪﻓﺎﺀﻧﻲﺍﻧﺎﻭﻟﻴﻬﻡﻭﺍﻧﺎﻋﺼﺑﺘﻬﻡﻭﺍﻧﺎﺍﺑﻭﻫﻢ

“Setiap keturunan Sayyidatina Fatimah langsung dari nabi Muhammad SAW.”

SYEIKH FAKHRUROJI menjelaskan dalam tafsirnya :

ﺍﻦﺍﻭﻻﺪﻓﺎﻄﻤﻪﻮﺬﻴﺗﻬﻢﻳﺴﻤﻮﻦﺍﺑﻧﺎﺀﻩﺼﻠﻲﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻮﺴﻟﻡ : ﻮﻴﻧﺴﺑﻭﻦﺍﻠﻴﻪﻨﺴﺑﺔﺼﺤﻴﺤﺔﻧﺎﻓﻋﺔﻓﻲﺍﻠﺪﻧﻴﺎﻭﺍﻻﺨﺮﺓ

“Bahwasannya keturunan dari Sayyidatina Fatimah langsung dari Nabi Muhammad SAW dan setiap keturunannya Sayyidatina Fatimahpasti menjadi ulama besar dan sholeh, bermanfaat di dunia dan akhirat.”

SYEIKH IBNU HAJJAR menjelaskan dalam tafsirnya :

ﻻﻦﻤﻦﺨﺼﺎ ﺼﻪﺼﻟﻲﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻭﺴﻟﻢ : ﺍﻦﺍﻭﻻﺪﺒﻨﺎﺘﻪﻴﻨﺴﺒﻭﻦﺍﻟﻴﻪﻓﻲﺍﻠﻜﻓﺎﺀﺘﻭﻏﻴﺮﻫﺎﺼﺮﺤﺮﺍﺑﻪ

Firman Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW,

“Bahwasannya keturunannya dari Sayyidatina Fatimah langsung dari Nabi Muhammad SAW.”

Sebagaimana yang disebutkan ulama-ulama besar dalam kitab MASSARIKIL ANWAR.

ﻮﺮﺑﻤﺎﺍﻦﺑﻌﺿﻲﺍﻟﻨﺎﺴﻲﻟﻨﻜﺮﻮﻦﺍﻨﺗﺴﺎﺐﺍﻟﺣﺴﻦﻮﺍﺣﺴﻴﻦﻮﺬﺮﻴﺗﻬﻤﺎﻟﻧﺑﻲﻋﻟﻴﻪﺍﻓﺿﻞﺍﻟﺻﻼﺓﻮﺍﻟﺴﻟﻴﻢﻓﻴﻗﻌﻮﻦﻓﻲﺍﻟﺤﺭﺝﺍﻟﻤﻮﺠﻦﻟﻼﻧﺘﻗﺎﻢ

“Siapa orang yang menjahati dan mengingkari keberadaan keturunannya sayyidina Al Hasan dan Al Husain akan mendapat dosa besar dan wajib mendapat siksa dari Allah SWT.” PASAL KE ENAM

PESAN Nabi Muhammad SAW kepada umatnya perihal keturunannya. Hadits yang menyatakan :

ﻮﺍﺨﺮﺝﻤﺴﻟﻢﻮﺍﻟﺘﺮﻤﺯﻱﺍﻨﻪﺻﻟﻰﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻮﺴﻠﻢﻗﺎﻞﺍﻠﻲﺘﺎﺮﻚﻓﻴﻜﻡﺍﻠﺜﻗﻠﻴﻦﻮﻓﻲﺮﻮﻴﺔﺍﻨﻲﺘﺎﺮﻚﻓﻛﻢﺍﻦﺘﻣﺴﻜﺘﻡﺒﻪﻟﻥﺘﺿﻟﻭﺍﺒﻌﺪﺍﺤﺪﻫﻤﺎﺍﻋﻅﻢﻤﻥﺍﻻﺧﺭﻜﺗﺎﺏﺍﷲﻋﺯﻮﺟﻠﻲﺤﺒﻞﻤﻤﺪﻮﺪﻤﻦﺍﻠﺴﻤﺎﺀﺍﻠﻰﺍﻻﺾﻮﻋﺘﺭﺘﻲﺍﻫﻝﺑﻴﺘﻲﻮﻠﻦﻴﺘﻓﺭﻗﺎﺤﺘﻰﻴﺭﺪﻋﻠﻲﺍﻠﺤﻭﺽﻓﺎﻧﻇﺭﻭﻴﻒﺗﺨﻠﻓﻭﻠﻲﻓﻴﻬﺎ

Sabda Nabi Muhammad SAW,

“Bahwasannya aku meninggalkan dua amanah kepada umatku, dan jika umatku berpegang teguh kepada keduanya sepeninggalankumaka mereka tidak akan tersesat. Dan menjaga hubungan kepada keturunanku, sebab keturunanku berpegang teguh kepada kedua amanahku di dunia dan akhirat sampai ke telaga (AL KAUTSAR). Dua amanahku adalah AL QUR’AN dan ASSUNNAH. Maka dari itu, perhatikanlah keturunanku sepeninggalanku.

SYEIKH IBNU HAJJARmenjelaskan dalm kitabnya ASSHOWAIKUL MUHIRTAH :

ﻮﺴﻣﻲﺍﻠﻗﺭﺃﻦﻭﺍﻫﻞﺒﻴﺗﻪﺜﻗﻠﻴﻦﻷﻦﺍﻠﺜﻗﻞﻜﻝﻧﻓﻴﺱﺨﻄﻴﺭﻤﺼﻭﻦﻮﻫﻤﺎﻛﺬﺍﻟﻚﺍﺬﻛﻞﻤﻧﻬﻤﺎﻤﻌﺪﻦﻟﻟﻌﻟﻮﻡﺍﻟﺪﻴﻧﻴﺔﻮﺍﻟﺤﻜﻡﺍﻟﻌﻟﻴﺔﻮﺍﻻﺨﻜﺎﻡﺍﻟﺷﺮﻋﻴﺔﻮﻟﺬﺤﺙﻋﻟﻰﺍﻻﻗﺗﺩﺍﺀﻮﺍﻟﺗﻤﺴﻙﺑﻬﻢ

Di dalam Al Qur’an dikatakan bahwa keturunan Nabi Muhammad SAW sangat tinggi kedudukannya disebabkan mengandung INAYAH yang besar dan terjaga dari hal-hal yang tidak baik dan dari keturunan Nabi Muhammad SAW banyak menciptakan ulama-ulama besar, sebab itu nabi Muhammad SAW sangat menyayangkan bagi umatnya yang mebenci keturunan Nabi Muhammad SAW dan yang membenci keturunannya pasti sesat di dunia dan akhirat.

Dalam riwayat disebutkan :

ﻓﻼﺗﻗﺩﻤﻮﻫﻤﺎﻓﺗﻬﻟﻛﻮﺍﻮﻻﺗﻗﺼﺮﻮﺍﻋﻧﻬﻤﺎﻏﺗﻬﻟﻜﻮﺍﻮﻻﺗﻌﻟﻤﻮﻫﻢﻮﺗﻌﻟﻤﻮﺍﻤﻨﻬﻢﻔﺄﺗﻬﻢﺍﻋﻟﻡﻤﻨﻜﻡ

“Janagan merendahkan dan angkuh terhadap keturunan Nabi Muhammad SAW dan yang mengabaikan keturunannya pasti binasa, maka belajarlah kalian kepada keturunanku.”

SYEIKH IBNU HAJJAR menjelaskan dalam kitabnya :

ﻭﺍﻟﻤﺮﺍﺩﺍﻟﺗﻌﻟﻡﻤﻦﺍﻟﻌﺎﺩﻔﻴﻦﻤﻧﻬﻡﺒﻜﺗﺎﺐﺍﷲﻮﺴﻧﺔﺭﺴﻮﻟﻪﺼﻟﻰﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻮﺴﻟﻡ

Yang dimaksud disini mewajibkan belajar kepada keturunan Nabi Muhammad SAW, sebab mereka memahami isi Al Qur’an dan As-Sunnah. Sebagaimana yang disebutkan Syeikh Ibnu Hajjar diwajibkan bagi umatnya Nabi Muhammad SAW belajar agama kepada keturunan nabi Muhammad SAW dan diwajibkan hormat dan cinta kepada keturunan Nabi Muhammad SAW. Dan bagi umatnya Nabi Muhammad SAW yang mengetahui silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW wajib memberitahukan kepada yang belum mengetahuinya. Maka bagi yang mengetahui silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW untuk tidak mengikuti orang-orang yang membenci keturunan Nabi Muhammad SAW .

Disebutkan dalam kitab AD DURUNNAKIYAH :

ﻮﺍﻋﻆﻡﻤﻧﻔﻌﺔﻮﺍﻜﺮﺍﻢﺍﻋﺎﻧﺘﻬﻢﻋﻟﻰﺘﻌﻟﻡﺷﺮﺍ ﻊﺍﻻﺴﻼﻢﻭﻤﺎﺟﺎﺀﺑﻪﺟﺪﻫﻢﺼﻟﻰﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻭﺴﻟﻢﻔﻤﻥﺍﺑﻬﻡﻋﻟﻰﺬﻟﻚﻮﺍﺮﺸﺪﻫﻡﺍﻟﻲﺘﻟﻚﺍﻟﻤﺴﺎﻟﻚﻓﻗﺪﺘﻮﺪﻡﺍﻟﻰﺍﻟﻧﺑﻲﺼﻠﻰﺍﷲﻋﻟﻴﻪﻮﺴﻠﻡﺑﻤﻮﺪﺓﺘﺎﻤﺔﻴﺪﺮﻚﺑﻬﺎﺸﻓﺎﻋﺘﻪﻴﻭﻡﺍﻠﻄﺎﻤﺔ

“Siapa orang yang memperhatikan dan memuliakan, menolong keturunan nabi Muhammad SAW akan mendapat syafa’at Nabi Muhammad SAW dan akan mendapat sanjungan dari Nabi Muhammad SAW. Akan mendapat pemahaman ilmu agama dan mendapat akhlak yang sempurna, mendapat petunjuk yang benar dan kemuliaan di dunia dan akhirat.”

PASAL KE TUJUH

Yang akan didapatkan umatnya Nabi Muhammad SAW sebab cinta, perhatian dan membantu kepada keturunan Nabi Muhammad SAW.”

Hadist menyatakan :

ﻭﺍﺨﺮﺝﺍﺒﻦﻋﺪﻱﻭﺍﻠﺪﻴﻠﻤﻲﺮﺿﻲﺍﷲﻋﻨﻪﺍﻦﺮﺴﻭﻞﺍﷲﺼﻟﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪﻭﺴﻞﻡﻗﺎﻞ : ﺍﺛﺑﺗﻜﻡﻋﻠﻰﺍﻠﺼﺮﺍﻄﺍﺸﺪﻜﻡﺣﺑﺎﻻﻫﻞﺑﻴﺘﻲ

“Disebabkan kecintaannya dan perhatiannya kepada keturunan Nabi Muhammad SAW akan berjalan di atas jembatan SHIROTHOL MUSTAQIM dengan amat mudah pada hari kiamat.”

Hadist menyatakan :

ﺍﺨﺭﺝﺍﻠﺪﻴﻠﻣﻲﺍﻧﻪﺼﻠﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪﻭﺴﻠﻡﻗﺎﻞ : ﻤﻦﺍﺮﺍﺪﺍﻠﺗﻭﺴﻞﺍﻠﻲﻭﺍﻦﻴﻜﻮﻦﻠﻪﻋﻨﺪﻱﻴﺪﺍﺍﺷﻓﻊﻠﻪﺑﻬﺎﻴﻮﻢﺍﻠﻗﻴﺎﻤﺔﻓﻠﻴﺼﻝﺍﻫﻞﺑﻴﺘﻲﻮﻴﺩﺧﻝﺍﻠﺴﺭﻮﺭﻋﻠﻴﻢ

“Siapa orang yang ingin agar do’anya dikabul dan mendapat RESTU Nabi Muhammad SAW dan ingin mendapat SYAFA’AT Nabi Muhammad SAW pada hari kiamat, maka ia harus berperilaku baik, mencintai, dan membantu keturunanku.”

Hadist menyatakan :

ﻮﻗﻝﺼﻠﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪﻮﺴﻠﻢﻤﻦﺼﻨﻊﺍﻠﻰﺍﻫﻝﺒﻴﺘﻲﻛﻴﺩﺍﻛﺎﻓ ﺘﻪﻋﻠﻴﻬﺎﻴﻭﻢﺍﻟﻗﻴﺎﻤﺔ

“Siapa orang yang cinta dan membantu kepada keturunan Nabi Muhammad SAW nant pada hari kiamat langsung akan mendapat naungan dari Nabi Muhammad SAW.”

PASAL KE DELAPAN

Ulama-ulama besar bahwa mereka semua cinta, hormat, dan ta’zim kepada keturunan Nabi Muhammad SAW.

Kitab ADDARUNNAKIYAH menjelaskan :

ﻭﻜﺎﻥﺍﻷﻤﺎﻢﺤﻨﻴﻓﺔﺮﺿﻲﺍﷲﻋﻧﻪﻴﺤﺑﺍﻫﻞﺍﻟﺒﻴﺘﻲﻜﺛﻴﺮﺍﻮﻴﻌﻆﻤﻬﻡﻮﻴﺘﻗﺮﺐﺍﻠﻴﻬﻢﺒﺎﻻﻨﻓﻖﻋﻟﻰﺍﻠﻤﻗﺗﺮﻴﻦﻤﻧﻬﻡﻮﺍﻠﻈﺎﻫﺮﻴﻦﺤﺗﻰﺍﻨﻪﺑﻌﺙﺍﻠﻰﻤﺴﺗﺗﺭﻤﻧﻬﻡﺑﺄﺛﻨﻲﻋﺸﺮﺓﺍﻠﻓﺎﻮﻜﺎﻥﻴﺤﺾﺍﺼﺤﺎﺑﻪﻋﻠﻰﺬﺍﻠﻚ

IMAM HANNAFI R.A menaruh cinta, hormat, ta’zim dan perhatian kepada keturunan Nabi Muhammad SAW.

Dalam Riwayat dijelaskan : “Disebabkan perhatian dan pedulinya IMAM HANNAFI melebihi apapun sampai beliau berkorban Jiwa, Raga, dan Hartanya.”

Dalam Riwayat lain dijelaskan : “Bahkan IMAM HANNAFI sampai melupakan murid-muridnya , disebabkan rasa cinta dan perhatian yang sangat besar kepada keturuna Nabi Muhammad SAW.

Kitab lain menjelaskan :

ﻮﻜﺎﻥﺍﻷﻤﺎﻢﻤﺎﻠﻚﺮﺿﻲﺍﷲﻋﻧﻪ : ﻴﺤﺐﺍﻴﺿﺎﺍﻫﻞﺍﻠﺑﻴﺖﻜﺛﻴﺭﺍﻭﻴﻌﻇﻬﻡ

Dalam Riwayat dijelaskan bahwa IMAM MALIK R.A sangat cinta, sangat ta’zim dan sangat perhatian kepada keturunan Nabi Muhammad SAW.

Dalam kitab lain dijelaskan :

ﻮﻜﺎﻥﺍﻷﻤﺎﻢﺍﻟﺜﺎﻌﻲﺭﺿﻲﺍﷲﻋﻧﻪ : ﻴﺒﺎﻟﻎﻓﻲﻤﺤﺒﺔﺍﻫﻞﺍﻟﺒﻴﺖ

Dalam Riwayat dijelaskan bahwa IMAM SYAFI’I sangat mencintai keturunan Nabi Muhammad SAW melebihi apapun. Sebagaimana yang diperintahkan Al-Qur’an : Wajib cinta kepada keturunan Nabi Muhammad SAW.

Dalam kitab lain dijelaskan :

ﻮﺍﻦﺨﻮﺍﺺﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀﻴﺠﻴﺪﻮﻦﻓﻲﻗﻟﻮﺑﻬﻡﻤﺰﻴﺔﺗﺎﻤﻪﻠﻤﺤﺒﺔﺮﺴﻮﻞﺍﷲﺻﻟﻰﺍﷲﻋﻠﻴﻪﻮﺴﻟﻡ : ﺛﻡﻤﺤﺒﺔﺫﺮﻴﺘﻪﻟﻋﻠﻤﻬﻢﺒﺎﺼﻄﻓﺎﺀﻨﻄﻔﻬﻢﺍﻠﻜﺮﻴﻤﺔﻮﻴﻧﻇﺮﻮﻥﺍﻟﻴﻢﺍﻟﻴﻮﻢﻧﻇﺮﻫﻢﺒﺎﻻﻤﺴﻰﻻﺒﺎ ﻬﻢﻟﻭﺮﺃﻫﻢ

“Bahwasannya ulama-ulama besar mendapat ilmu yang sempurna disebabkan cintanya kepada keturunan Nabi Muhammad SAW, sebab ulama-ulama besar mengetahui kelebihan daan kemuliaan keturunan Nabi Muhammad SAW dari dahulu hingga sekarang sampai akhir zaman (Hari kiamat).”