Masya Allah, Kakek Di Usia 60 Tahun Jadi Al-Hafiz Tertua di Madrasah

Biasanya kita lihat di sanggar-sanggar tahfiz bahwa siswanya berasal dari kelompok remaja muda yang diutus oleh orang tuanya untuk menjadi hafalan Alquran.

Karena banyak orang yang beranggapan bahwa di usia muda ingatan ini lebih mudah dan cepat dihafal. Namun, bagi pria berusia 60 tahun, usia bukanlah halangan baginya untuk mencapai mimpinya menjadi hafalan Alquran.

Pelajari Alquran pada usia 54 tahun
Lebih baik daripada tidak pernah, itulah yang dapat digambarkan tentang mantan tentara yang dikenal sebagai Masrukhin ketika mulai belajar menghafal Alquran ketika berusia 54 tahun di Madrasatul Qur'an Terbuireng, Indonesia.

Tidak mudah baginya karena 30 komponen ditambah dengan faktor usia dan juga pekerjaannya sebagai satpam, Masrukhin perlu membagi waktunya sebaik mungkin.

Hafalkan Quran setiap hari
Butuh enam tahun untuk menyelesaikan hafalannya, kata senior berusia 60 tahun itu, bahwa ia selalu menghabiskan waktu luangnya dengan membaca dan menghafal Alquran.

Ia menambahkan, setiap hari kecintaan akan ayat suci Tuhan semakin kental di dalam jiwa, dalam satu hari ia pasti akan menghafalnya satu halaman.

Berkat usaha dan tekadnya, Masrukhin menerima gelar Hafidz karena berhasil menghafal 30 ayat Al-Quran, sekaligus menjadi hafiz tertua di madrasah yang diangkat menjadi Al-Hafiz.

Karena sifat dan kesuksesannya, Masrukhin yang juga penjaga keamanan madrasah dihadiahi paket umrah sebagai apresiasi atas pengabdiannya selama bertahun-tahun di pusat tahfiz.